Pemekaran Gampoeng Pantee Raja, Masyarakat Harapkan Niat Baik Gubernur Aceh

* Masyarakat Sangat  Antusias

Berawal dari tahun 2003 masyarakat Pantee Raja telah mengusulkan ke Pemkab Aceh Selatan tentang pemekaran Gampoeng, sesuai dengan keluarnya Qanun Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemerintahan Gampong yaitu Pasal 6 ayat (1) dan (2) serta telah memenuhi syarat sesuai dengan pasal 8 ayat (2) Qanun Nomor 5 Tahun 2003 dimaksud, kemudian pada tahun 2005 Panitia mengusulkan kembali sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 Tentang Desa, pasal 2 ayat (2). Ayat (3) dan ayat (4) kesemuanya itu telah dipenuhi

Namun……..

Pada Tahun 2008 keluarlah intruksi Gubernur NAD Nomor 1 Tahun 2008 tanggal 27 Maret 2008 Tentang Penundaan Pembentukan dan Pemekaran Kecamatan, Mukim dan Gampoeng/Kelurahan dalam rangka Persiapan pemilu tahun 2009 Provinsi NAD…

Disaat itu masyarakat hampir merasa kecewa namun masih dapat memaklumi karena kepentingan pemilu memang lebih dibutuhkan akan tetapi…Gubernur belum memiliki niat baik terhadap pemekaran tersebut karena lagi – lagi keluar Intruksi Gubernur Nomor 08/INSTR/2009 tentang Pembentukan dan Penghapusan Gampong di Aceh tanggal 11 September 2009… melalui intruksi ini masyarakat sudah mulai kecewa terhadap sikap Gubernur Irwandi Yusuf  yang kelihatan sangat arogan terhadap aspirasi rakyat di kalangan bawah ini…

Dan padang tanggal 18 Februari 2010 keluar lagi surat Gubernur Aceh Nomor : 141/5694 Tentang Penataan Wilayah Gampong dalam Kabupaten/ Kota di Aceh…disini masyakat sangat kecewa… Pemekaran Gampong diambang kehancuran.. perjuangan dari tahun 2003 hampir sia-sia, terlihat Gubernur memang belum berniat baik terhadap masyarakat kecil…

Setelah semua itu kami terima, pada tanggal 10 April 2010 melakukan rapat umum seluruh lapisan masyarakat Pantee Raja dengan keputusan sbb :

  1. Tetap melanjutkan Pemekaran yang telah kami perjuangkan selama lebih kurang 8 tahun
  2. Memohon kepada Bapak Gubernur Aceh untuk dapat mengabulkan permohonan kami terhadap pemekaran.
  3. Kepada Bapak Bupati dan Ketua DPRK Aceh Selatan agar dapat melanjutkan Pembahasan Qanun tentang Pembentukan Gampong Pantee Raja.
  4. Semua pihak kami sangat mengharapkan dukungan demi terwujudnya pemekaran dimaksud.

Data-data gampoeng pemekaran yang dibutuhkan utk pemekaran menurut PP Nomor 72 tahun 2005 Pasal 2 Ayat (2) dan Qanun Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pemerintahan Gampong yaitu Pasal 6 ayat (1) dan (2) :

  1. Jumlah Penduduk Untuk gampoeng pemekaran 1114 Jiwa dan sisa 1455 utk Gampong induk
  2. Luas Wilayah seluruhnya 8 Km2 Utk Gampong Pemekaran 3,67 Km2 dan Gampoeng induk 4,33
  3. Bagian wilayah kerja sangat jelas yaitu memiliki batas alam yaitu suangai (mencukupi syarat)
  4. Sarana Pemerintahan (terdapat Puskesmas, SD negeri, kantor camat, Polsek, Pondok Pesantren, Musahlla dan Kantor Pemuda dll)
  5. Dusun utk pemekaran masih dapat di bagi 3 s/d 4 dusun
  6. Kondisi Sosial budaya sangat jelas terlihat.
  7. Potensi Ekonomi dan SDA… Masyarakat bekerja 40% Nelayan 20 Persen Petani, 10 Persen di BUMD Fajar Selatan, 5 Persen PNS, 5 % Pedagang dan 20 lagi lain-lainnya.

Kesemuanya ini telah memenuhi syarat utk dimekarkan…..

Tanggapan pihak dalam Desa :

  1. Zairil – Sekretaris Panitia Pemekaran

“ kami mengarapkan Gubernur, Bupati dan Ketua DPRK Aceh Selatan agar dapat  merealisasikan Pemekaran Gampoeng kami, Niat baik Gubernur sangat kami harapkan…. Situasi sangat tidak menentu setelah surat tersebut kami terima, demi menghindari konflik antar warga dengan desa induk kami harapkan perhatian dari Gubernur dan Bupati”

“pemekaran ini demi pembangunan gampoeng secara lebih merata, kami berharap semua pihak dapat melihat dan mendukung sepenuhnya,

  1. Saiful-Ketua Pemuda  Gampong Pante Raja

“ Kami berjuang memekarkan gampong ini, karena janji beliau saat kampanye… bahwa gubernur akan memperhatikan masyarakat miskin ini, tp sampai saat ini pemekaran yang bertujuan mempercepat pembangunan masyarakat gampong hanya lah nihil..”

  1. Misbah- Tokoh Tua Gampong

“Kami berharap Pemerintah serius dalam membangun gampoeng, masyarakat kami sudah lelah dengan janji2 yang tak kunjung tiba,

  1. Zulkifli AR- Geucik Gampong Induk Ladang Tuha

“Kami selaku geucik gampoeng sangat mendukung sepenuhnya pemekaran Gampoeng defenitif Pantee raja, Kami Optimis karena seluruh persyaratan telah dipenuhi, demi Pembangunan kedepan lebih baik, kami harapkan Bapak Bupati dan Gubernur mendukung sepenuhnya…masyarakat hanya perlu perhatian pemerintah”

Untuk Anggota Dewan mungkin abg lebih dekat dengan Bang ZIRHAN. SP… kami mohon Abang dapat menghubungi nya juga….

Kami sangat mengaharapkan kesedian media membantu kami…terima kasih

Panitia Pemekaran Gampoeng Pantee Raja

Kecamatan Pasie Raja

Kabupaten Aceh Selatan

Ketua

M. YUSYAK

Sekretaris

ZAIRIL IDRIS

About pasierajaku

pasie raja akan bangkit karena putra-putrinya punya potensi-potensi luar biasa......mari buktikan...untuk pasie raja.......

Posted on April 16, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. semakin sempit gampong, semakin untong.
    berkaca pada gampong rambong, peng IDT jeut bagi rata ureng,..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: